Gawat!!! Limbah PT SISL Diduga Cemari Sungai Kiyap Jaya, Warga Pelalawan Menuntut Pencabutan Izin Operasi

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau|Buserinvestigasi24.com

Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat dari aktivitas Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Sri Indrapura Sawit Lestari (SISL) yang beroperasi di Desa Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Limbah cair perusahaan tersebut disebut-sebut kembali mencemari aliran Sungai Kiyap Jaya, Kecamatan Seikijang, Kabupaten Pelalawan, pada Senin (25/8/2025).

Menurut keterangan Damil (42), warga Desa Kiyap Jaya yang menyaksikan langsung peristiwa itu, aliran limbah terlebih dahulu melewati parit milik PT Kinabalu Perkasa sebelum akhirnya bermuara ke sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air sungai berubah warna menjadi hitam pekat bercampur minyak. Ikan-ikan yang biasanya ada sudah mati semua, habitat sungai rusak total. Kami masyarakat sangat dirugikan dan meminta pemerintah segera bertindak,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Sumarni (53), seorang ibu rumah tangga yang tinggal tak jauh dari aliran Sungai Kiyap Jaya. Ia mengaku kecewa karena pencemaran serupa sudah berulang kali terjadi sejak pabrik berdiri, bahkan kasus terparah sempat berlangsung pada 2021.

Baca Juga:  Rokok ilegal Marak di Bandung Barat, Negara Jangan Tunduk pada Jaringan Gelap

“Kalau hanya diberi peringatan atau denda seperti sebelumnya, perusahaan tidak pernah jera. Kami minta izin operasi PT SISL dicabut karena kerusakan lingkungan terus terjadi,” ungkapnya dengan nada geram.

Hasil investigasi tim media di lokasi menemukan bekas pembuangan limbah berupa serbuk hitam pekat yang jelas merusak ekosistem sungai. Pihak perusahaan sempat menutup kembali saluran pembuangan limbah dari jalur aplikasi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT SISL belum memberikan keterangan resmi. Erikson selaku Manajer PMKS maupun Dani selaku Humas perusahaan tidak merespons upaya konfirmasi yang dilakukan tim redaksi.

 

Tim Redaksi

Berita Terkait

Dermaga Hancur, Jalan Membusuk: Pemuda Sungai Ara “Menggugat” Kinerja Aparat Desa yang Dinilai Mandul
Rokok ilegal Marak di Bandung Barat, Negara Jangan Tunduk pada Jaringan Gelap
Kapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Teluk Meranti
Diserbu Ribuan Pengunjung, Z-Park Kian Kokoh Jadi Ikon Wisata Baru Pelalawan
Kapolres Pelalawan pimpin Serah terima Jabatan di Polres Pelalawan
Pembangkangan Hukum di Inhil: Menggugat “Parit Gajah” Gindo Naibaho dan Runtuhnya Wibawa Negara
Pencuri Buah Kelapa Sawit di Pelalawan Dibekuk Polisi
Polres Pelalawan Amankan Wisata di Pangkalan Kerinci, Pastikan Liburan Aman dan Nyaman
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:37

Dermaga Hancur, Jalan Membusuk: Pemuda Sungai Ara “Menggugat” Kinerja Aparat Desa yang Dinilai Mandul

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:02

Rokok ilegal Marak di Bandung Barat, Negara Jangan Tunduk pada Jaringan Gelap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:25

Kapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Teluk Meranti

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:56

Diserbu Ribuan Pengunjung, Z-Park Kian Kokoh Jadi Ikon Wisata Baru Pelalawan

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:42

Kapolres Pelalawan pimpin Serah terima Jabatan di Polres Pelalawan

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:32

Pencuri Buah Kelapa Sawit di Pelalawan Dibekuk Polisi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:50

Polres Pelalawan Amankan Wisata di Pangkalan Kerinci, Pastikan Liburan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:34

Z Park Jadi Primadona Libur Idul Fitri Warga, Yuk Ke Z Park Tempat Nongkrong, Rekreasi, dan Bahagia Keluarga Setiap Hari

Berita Terbaru