Pekanbaru | Buserinvestigasi24.com
Malam puncak Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026 menjadi momentum penuh kebanggaan bagi Kabupaten Pelalawan. Putri terbaik Pelalawan, Wahyu Trinanda Puteri (WTP), resmi dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau 2026, setelah berhasil menunjukkan kualitas, wawasan budaya, serta kemampuan komunikasi yang memukau para dewan juri.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan besar bagi keluarga, masyarakat Pelalawan, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada Wahyu Trinanda Puteri dalam perjalanan menuju panggung bergengsi tingkat Provinsi Riau. Ayahanda tercinta, Dien Puga, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam atas pencapaian putrinya. Menurutnya, kemenangan tersebut bukan sekadar tentang mahkota, namun tentang proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral dalam membawa nama daerah.
“Sebagai orang tua, kebahagiaan terbesar kami adalah melihat Wahyu tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berwawasan luas, serta mencintai budaya Melayu. Mahkota ini hanyalah simbol, sedangkan substansinya adalah amanah untuk memperkenalkan dan mempromosikan keindahan Riau, khususnya Kabupaten Pelalawan,” ujar Dien Puga kepada awak media Buserinvestigasi24.com.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga malam grand final berlangsung. Adapun apresiasi tersebut ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Dinas Kebudayaan serta Pariwisata Provinsi Riau, atas terselenggaranya ajang yang profesional, berkualitas, dan penuh nilai edukatif.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan, yang telah memberikan kepercayaan, dukungan moral, serta fasilitas selama masa persiapan. Masyarakat Pelalawan dan Riau, atas doa, dukungan, dan semangat yang terus mengalir tanpa henti.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Tanpa dukungan lingkungan, para pembina, pelatih, sahabat, serta masyarakat, pencapaian ini tentu tidak akan mudah diraih,” tambahnya.
Profil Singkat Sang Juara
Wahyu Trinanda Puteri merupakan mahasiswi Semester VIII Universitas Islam Riau (UIR), berusia 22 tahun. Ia lahir di Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sejak usia lima tahun, Wahyu dibawa oleh sang ayah, Dien Puga, untuk menetap di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras. Sejak saat itu, Wahyu tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari masyarakat Pelalawan.
Dalam ajang Duta Pariwisata Riau 2026, Wahyu tampil unggul berkat kemampuannya mengemas narasi wisata daerah dengan pendekatan modern, kreatif, dan berbasis budaya Melayu. Ia mengusung program kerja bertajuk “Pelalawan: Harmony of Nature and Malay Heritage”, yang berfokus pada:
Promosi digital destinasi ekowisata Pelalawan.
Pelestarian seni dan budaya tradisi Melayu. Pemberdayaan UMKM lokal melalui produk wisata bernilai ekonomi tinggi.
Penguatan identitas budaya daerah di tengah perkembangan era digital.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, H.Tekad Parbatas Setia Dewa, ST., MT., turut memberikan apresiasi kepada keluarga besar Wahyu Trinanda Puteri, khususnya kepada Dien Puga yang dinilai berhasil mendidik generasi muda berprestasi dan berkarakter.
“Kami mengapresiasi peran aktif orang tua seperti Bapak Dien Puga dalam membina generasi muda yang berakhlak, berbudaya, dan memiliki semangat membangun daerah. Ini menjadi modal penting bagi Wahyu untuk bersaing di tingkat nasional nanti. Kami akan mempersiapkan Wahyu sebaik mungkin menghadapi Grand Final Duta Pariwisata Indonesia di Bali,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, keluarga besar Dien Puga juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers dan awak media di Provinsi Riau yang telah memberikan dukungan pemberitaan secara positif, berimbang, dan membangun sejak awal kegiatan hingga sselesai Menurut keluarga, peran media sangat besar dalam memberikan semangat serta dukungan moral kepada Wahyu Trinanda Puteri agar dapat tampil maksimal dan percaya diri di tingkat nasional nantinya.
Dengan keberhasilan ini, nama Kabupaten Pelalawan kembali harum di tingkat Provinsi Riau. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Pelalawan tidak hanya kaya akan sumber daya alam, namun juga memiliki generasi muda unggul, berprestasi, dan berkarakter yang siap membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional. (Jono.Ms)





















